Menulis Teks Rekon dengan Generative AI sebagai Mitra Berpikir
Platform berbasis Design-Based Learning (DBL) untuk melatih kemampuan menulis teks rekon pribadi, laporan perjalanan, dan teks faktual dengan prinsip: Pikirkan Dulu, AI Kemudian.
Unit 1: Momen Sekolah
Teks rekon pribadi pengalaman berkesan di sekolah (200-250 kata).
Unit 2: Laporan Perjalanan
Laporan perjalanan nyata wisata atau kunjungan (200-300 kata).
Unit 3: Kabar Sekolah
Teks rekon faktual berita kegiatan berbasis 5W+1H (150-200 kata).
Modul Interaktif Pembelajaran: Menjelajah dan Menguasai Teks Rekon
Pelajari materi teks rekon di bawah ini secara lengkap berdasarkan modul resmi, selesaikan aktivitas kuis interaktif dan latihan soal dengan pembahasan langsung.
Informasi Menjadi Bermakna Ketika Kita Susun Kembali dengan Bahasa Sendiri
Pernahkah kamu bercerita panjang lebar ke temanmu tentang serunya konser musik atau kegiatan di sekolah? Atau membaca berita tentang penemuan teknologi terbaru di internet? Secara sadar atau tidak, kamu sebenarnya sedang berinteraksi dengan Teks Rekon. Di dunia nyata, kemampuan menceritakan kembali suatu peristiwa secara runtut sangat krusial agar tidak menimbulkan salah paham.
- Memahami hakikat Teks Rekon sebagai alat pelaporan peristiwa masa lalu.
- Mampu membedakan "Tiga Bersaudara" jenis Teks Rekon.
- Membedakan Fakta, Asumsi, dan Opini secara kritis.
- Mahir membedah anatomi struktur (Orientasi, Peristiwa, Reorientasi) dan kaidah kebahasaan Teks Rekon.
1. Bukan Sekadar Curhat Colongan
Teks Rekon (Recount Text) adalah salah satu jenis teks naratif yang digunakan untuk menceritakan kembali pengalaman, kegiatan, atau peristiwa yang telah terjadi di masa lalu. Berbeda dengan sekadar "curhat" tanpa arah, Teks Rekon disusun secara kronologis (berurutan sesuai waktu) dari Awal (peristiwa pertama) → Tengah (serangkaian peristiwa) → Akhir (hasil/penutup) agar pembaca dapat mengikuti alur kejadiannya dengan gamblang. Tujuan utamanya adalah memberikan informasi secara faktual dan jelas.
2. Jenis-Jenis Teks Rekon & Perbandingan dengan Cerita Narasi
Menceritakan pengalaman yang melibatkan penulis secara langsung (subjektif).
Contoh: Liburan ke Karimunjawa, terlambat masuk sekolah.
Menceritakan peristiwa nyata yang objektif dan dapat dibuktikan kebenarannya.
Contoh: Penemuan Telepon Bell, Laporan BMKG, Berita Bencana.
Menceritakan kisah fiksi secara detail seolah-olah benar terjadi dengan alur laporan faktual.
Contoh: Jejak Langkah Kemerdekaan Hasan.
| Aspek Pembeda | Teks Rekon (Recount) | Cerita Narasi (Cerpen / Novel) |
|---|---|---|
| Tujuan Utama | Memberikan informasi faktual / merekonstruksi peristiwa nyata. | Menghibur dan membangun pengalaman emosional batin. |
| Alur Waktu | Strict Kronologis berurutan waktu (Awal → Tengah → Akhir). | Bisa maju, mundur, atau acak sesuai kebutuhan cerita. |
| Fokus Teks | Fokus pada apa yang terjadi, di mana, kapan, siapa, mengapa, bagaimana. | Fokus pada konflik, tokoh, perasaan, dan alur emosi. |
| Gaya Bahasa | Objektif, informatif, dan sesuai fakta. | Bebas, banyak deskripsi, dialog, dan majas. |
3. Menjadi Pembaca Kritis & Penulis Akurat
A. FAKTA
Informasi nyata yang dapat dibuktikan kebenarannya. Memuat data pasti (tanggal, jam, lokasi, angka).
Contoh: "Pada 10 Maret 1876, Bell mematenkan penemuan telepon di Boston."
B. ASUMSI
Pernyataan berdasarkan dugaan atau prediksi karena belum ada bukti pasti. Menggunakan kata: mungkin, diduga, barangkali, sepertinya, kemungkinan.
Contoh: "Sepertinya, pantai ini menjadi destinasi favorit banyak orang."
C. OPINI
Pendapat, penilaian, atau perasaan subjektif emosional seseorang. Menggunakan kata: menurut saya, sangat berkesan, indah sekali, membuat bahagia.
Contoh: "Keindahan alam Pantai Parangtritis membuat kami merasa sangat bahagia."
4. Bedah Struktur (Candi Gedong Songo) & Kaidah Kebahasaan
Judul: Kunjungan Edukasi ke Candi Gedong Songo
Pada hari Sabtu, 15 Juni 2024 lalu, rombongan siswa Kelas IX SMP An-Nur menyelenggarakan kegiatan kunjungan wisata sejarah ke Candi Gedong Songo. Kami berangkat dari halaman sekolah pukul 06.30 WIB menggunakan bus pariwisata. Lokasi candi ini terletak di lereng Gunung Ungaran dengan ketinggian 1.200 meter di atas permukaan laut sehingga udara di sana terasa sangat sejuk.
Pertama, setelah menempuh perjalanan selama dua jam, kami tiba di area parkir utama pada pukul 08.30 WIB dan langsung menyusuri jalan setapak menuju Candi I.
Setelah itu, kami melanjutkan pendakian menyusuri lereng bukit menuju Candi II dan Candi III. Di tengah perjalanan antarcandi, kami berhenti sejenak untuk mengamati sumber air panas belerang alami yang mengeluarkan uap hangat.
Kemudian, pada pukul 11.00 WIB, kami menaiki tangga batu terjal hingga berhasil mencapai Candi V yang merupakan bangunan candi tertinggi di kawasan tersebut. Di sana, kami mencatat informasi sejarah, mendengarkan penjelasan guru pendamping, serta berswafoto bersama.
Tepat pukul 13.00 WIB, kami menyelesaikan seluruh rangkaian penjelajahan dan bersiap kembali ke bus untuk pulang. Kegiatan kunjungan ke Candi Gedong Songo ini menjadi pengalaman edukasi yang sangat berharga karena kami dapat mempelajari sejarah Mataram Kuno secara langsung sambil menikmati keindahan alam pegunungan.
A. Bedah Struktur Teks Rekon
| Bagian Struktur | Paragraf / Potongan Kalimat | Analisis Fungsi & Isi |
|---|---|---|
| Judul | Kunjungan Edukasi ke Candi Gedong Songo | Ringkas dan memuat identitas utama topik/peristiwa yang dilaporkan. |
| 1. Orientasi (Pengenalan Latar) |
Paragraf 1: "Pada hari Sabtu, 15 Juni 2024 lalu, rombongan siswa Kelas IX SMP An-Nur menyelenggarakan kegiatan kunjungan wisata sejarah ke Candi Gedong Songo. Kami berangkat dari halaman sekolah pukul 06.30 WIB..." |
Mengenalkan latar secara lengkap (5W+1H):
|
| 2. Urutan Peristiwa (Series of Events) |
Paragraf 2:
|
Menyajikan rekaman tindakan/kejadian secara kronologis dari awal kedatangan hingga puncak kegiatan di Candi V. |
| 3. Reorientasi (Penutup & Refleksi) |
Paragraf 3: "Tepat pukul 13.00 WIB, kami menyelesaikan seluruh rangkaian penjelajahan... Kegiatan kunjungan ini menjadi pengalaman edukasi yang sangat berharga..." |
Menyampaikan penutup rentetan peristiwa (pukul 13.00 WIB kembali ke bus) serta pesan/kesan reflektif penulis tentang nilai edukasi dari kegiatan tersebut. |
B. Bedah Unsur Kebahasaan Teks Rekon
| Unsur Kebahasaan | Bukti Kata / Kalimat dalam Teks | Penjelasan Fungsi |
|---|---|---|
| 1. Keterangan Waktu Lampau |
|
Menandai bahwa seluruh rangkaian peristiwa telah terjadi di masa lalu secara spesifik dan terukur. |
| 2. Konjungsi Temporal (Penanda Urutan Waktu) |
|
Menghubungkan antarkejadian sehingga alur cerita mengalir secara kronologis dan logis. |
| 3. Verba Material / Kata Kerja Aksi | menyelenggarakan, berangkat, menggunakan, menempuh, tiba, menyusuri, melanjutkan, berhenti, mengamati, mengeluarkan, menaiki, mencapai, mencatat, mendengarkan, berswafoto, menyelesaikan, pulang, mempelajari, menikmati. | Menggambarkan tindakan/aktivitas fisik nyata yang dilakukan oleh para tokoh. |
| 4. Kata Keterangan Tempat Spesifik |
|
Memberikan gambaran perpindahan lokasi kejadian secara jelas kepada pembaca. |
| 5. Kata Sifat / Bahasa Deskriptif | sejuk, utama, alami, hangat, terjal, tertinggi, bersama, seluruh, berharga, langsung. | Melukiskan suasana tempat, kondisi fisik objek, serta perasaan/kesan yang dialami tokoh. |
| 6. Kata Ganti / Pronomena Persona | rombongan siswa Kelas IX, kami (sudut pandang orang pertama jamak). | Menunjukkan keterlibatan langsung penulis sebagai pelaku/peserta kegiatan. |
Pengetahuan Dasar & Batasan Peran AI dalam LMS REKON-AI
Seluruh interaksi konsultasi siswa dengan Google Gemini AI wajib berlandaskan pada Modul Pembelajaran Teks Rekon Kelas IX SMP/MTs. Gemini bertindak semata-mata sebagai Mitra Berpikir (Socratic Partner), bukan pembuat karya otomatis.
File rujukan memuat definisi Teks Rekon (Pribadi, Faktual, Imajinatif), struktur anatomi (Orientasi, Peristiwa, Reorientasi), perbedaan Fakta-Asumsi-Opini, serta fitur kebahasaan lengkap.
Aktivitas 1: Isian Rumpang Kebahasaan Teks Rekon
Pilihan kata: [di lapangan sekolah, membawa, kemudian, setelah itu, sangat gembira]
Pada hari Minggu lalu, OSIS SMP Merdeka mengadakan kegiatan festival budaya (1) . Semua siswa diminta (2) makanan tradisional. (3) , siswa menampilkan tarian daerah. (4) , kami menikmati hidangan bersama. Semua peserta merasa (5) karena acara lancar.
Aktivitas 3: Detektif Kalimat (Fakta, Asumsi, atau Opini)
1. "Telepon ditemukan oleh Alexander Graham Bell pada tahun 1876."
2. "Penemuan telepon adalah hal paling penting dalam sejarah komunikasi manusia."
3. "Mungkin jika Bell tidak menemukan telepon, komunikasi modern tidak akan secepat ini."
🔑 Kunci Jawaban & Pembahasan Detail Modul:
• Kalimat 1 = Fakta (memuat data nama tokoh & tahun teruji 1876).
• Kalimat 2 = Opini (ditandai penilaian emosional "paling penting").
• Kalimat 3 = Asumsi (ditandai kata duga "Mungkin").
1.1. Soal Pilihan Ganda (10 Butir Soal Interaktif)
Petunjuk: Pilihlah salah satu jawaban yang menurut Anda paling tepat, lalu klik tombol "Periksa Jawaban & Buka Pembahasan" untuk melihat analisis kunci jawaban dan diagnostic rationale!
1.2. Soal Esai dan Analisis Teks (3 Soal Kompleks)
Tuliskan analisis dan jawaban Anda pada kolom yang telah disediakan, kemudian buka kunci pembahasannya untuk mencocokkan dengan kunci jawaban standar pakar serta rubrik penskoran analitik!
Bacalah dengan saksama tabel kalimat yang diambil dari teks rujukan berikut:
| No. | Kalimat |
|---|---|
| 1. | Pada 10 Maret 1876, Bell mematenkan penemuan telepon di Boston. |
| 2. | Menurut perkiraan beberapa warga, pemadaman listrik kemungkinan disebabkan oleh tiang listrik yang tertimpa pohon tumbang. |
| 3. | Penemuan telepon oleh Alexander Graham Bell adalah hal paling penting dalam sejarah komunikasi manusia. |
| 4. | Ketinggian air mencapai 1 meter di beberapa kawasan permukiman Sukabumi, memaksa warga untuk mengungsi. |
Instruksi: Analisislah keempat kalimat di atas! Tentukan apakah masing-masing kalimat tergolong Fakta, Asumsi, atau Opini, serta jelaskan alasan kognitif dan penanda kebahasaannya secara terperinci!
🔑 Kunci Jawaban & Pembahasan Detail Soal Esai 1:
- Kalimat 1: FAKTA — Memuat data objektif teruji yang dapat dibuktikan kebenarannya secara historis, yaitu indikator tanggal (10 Maret 1876), nama tokoh (Bell), verba tindakan (mematenkan), dan lokasi teruji (Boston).
- Kalimat 2: ASUMSI — Berisi dugaan atau prediksi atas fenomena yang belum terbukti secara pasti di lapangan. Penanda kebahasaan utamanya adalah frasa prediktif "menurut perkiraan" dan kata duga "kemungkinan".
- Kalimat 3: OPINI — Memuat persepsi atau penilaian subjektif emosional seseorang. Penanda kebahasaannya adalah penggunaan frasa adjektiva penilaian derajat superlatif subjektif "hal paling penting".
- Kalimat 4: FAKTA — Memuat data kuantitatif objektif (ketinggian air 1 meter), lokasi geografis pasti (permukiman Sukabumi), dan verba aksi realitas bencana (memaksa warga untuk mengungsi).
Pentas Seni dan Bazaar Kewirausahaan SMP An-Nur Bululawang Berlangsung Meriah
BULULAWANG — SMP An-Nur Bululawang sukses menggelar agenda tahunan Pentas Seni dan Bazaar Kewirausahaan di halaman utama sekolah pada Sabtu (12/10/2024). Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 WIB ini diikuti oleh seluruh siswa dari Kelas VII hingga IX beserta bimbingan para guru pendamping.
Rangkaian acara diawali dengan pertunjukan tari tradisional gabungan siswa Kelas VIII, dilanjutkan dengan pameran stan produk olahan kuliner nusantara karya siswa Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Kepala SMP An-Nur dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas dedikasi serta kreativitas para siswa yang mampu menghasilkan olahan makanan bernilai jual tinggi secara mandiri.
Acara resmi ditutup dengan penyerahan penghargaan kepada stan bazaar paling inovatif pada pukul 14.00 WIB. Pihak sekolah berharap kegiatan ini terus mengasah bakat seni dan jiwa wirausaha generasi muda.
Instruksi: Bedah dan uraikanlah anatomi struktur teks berita faktual di atas secara komprehensif berdasarkan komponen: 1. Headline, 2. Lead (5W+1H), 3. Body, dan 4. Tail!
🔑 Kunci Jawaban & Pembahasan Detail Soal Esai 2:
• HEADLINE (Judul): "Pentas Seni dan Bazaar Kewirausahaan SMP An-Nur Bululawang Berlangsung Meriah" — Ringkas, padat, informatif, dan mencerminkan pokok peristiwa utama.
• LEAD (Teras Berita - 5W+1H):
- Apa (What): Penyelenggaraan agenda tahunan Pentas Seni dan Bazaar Kewirausahaan.
- Siapa (Who): Seluruh siswa Kelas VII hingga IX dan guru pendamping SMP An-Nur Bululawang.
- Kapan (When): Sabtu, 12 Oktober 2024, mulai pukul 08.00 WIB.
- Di mana (Where): Halaman utama SMP An-Nur Bululawang.
- Mengapa (Why): Menjalankan agenda tahunan sekolah & pameran produk P5.
- Bagaimana (How): Berlangsung meriah, diawali tari tradisional, pameran stan, sambutan Kepala Sekolah, dan penyerahan penghargaan.
• BODY (Tubuh Berita): Paragraf kedua menguraikan kronologi rinci tahapan kegiatan serta detail pendukung berupa isi sambutan apresiasi Kepala Sekolah (verba pewarta: menyampaikan).
• TAIL (Ekor Berita): Paragraf ketiga memuat penutupan kegiatan pukul 14.00 WIB, kondisi akhir acara, serta pernyataan harapan dari pihak lembaga sekolah.
Terserempet di Wadaslintang Saat Liburan Sekolah
Pada hari keempat libur Hari Raya Idulfitri tahun lalu, saya dan teman-teman sekelas merencanakan liburan bersama ke Waduk Wadaslintang. Saya pergi mengendarai sepeda motor berboncengan bersama Alivia, sementara Zamzam berboncengan dengan Syarif di sepeda motor lainnya. Kami berangkat dari rumah masing-masing pukul 07.30 WIB dalam kondisi cuaca yang cerah dan penuh kegembiraan.
Di tengah perjalanan, jalur utama menuju area wisata mengalami kemacetan yang sangat parah karena banyaknya pemudik. Karena merasa tidak sabar ingin segera sampai, Zamzam yang berada di depan kami melaju cepat dan nekat menyalip sebuah mobil minibus dari sebelah kiri di tikungan tajam. Tiba-tiba dari arah berlawanan, sepeda motor kami terserempet bagian bumper depan mobil yang sedang hendak berbelok hingga kami berdua jatuh terperosok ke bahu jalan. Beruntung helm kami terpasang erat dan kendaraan bergerak dalam kecepatan rendah sehingga kami hanya mengalami luka lecet ringan.
Setelah menepi dan menenangkan diri sejenak di warung terdekat, kami melanjutkan perjalanan dengan sangat pelan dan penuh kehati-hatian. Peristiwa tersebut menjadi pengalaman liburan yang sangat berharga dan selalu mengingatkan kami akan pentingnya mematuhi aturan lalu lintas serta menjaga kesabaran di jalan raya.
Instruksi: a. Tunjukkan pembagian paragraf Orientasi, Urutan Peristiwa, dan Reorientasi! b. Analisis kaidah kebahasaannya dengan mendaftarkan min. 3 konjungsi temporal dan min. 3 verba material (kata kerja aksi)!
🔑 Kunci Jawaban & Pembahasan Detail Soal Esai 3:
• a. Bedah Struktur Teks:
- Orientasi (Paragraf 1): Mengenalkan latar waktu (libur Idulfitri), tokoh (saya, Alivia, Zamzam, Syarif), tempat tujuan (Waduk Wadaslintang), dan waktu berangkat (pukul 07.30 WIB).
- Urutan Peristiwa (Paragraf 2): Menceritakan alur insiden secara runtut (kemacetan, nekat menyalip, terserempet mobil, hingga jatuh terperosok).
- Reorientasi (Paragraf 3): Penutup kejadian (menepi di warung, melanjutkan perjalanan pelan-pelan) serta refleksi hikmah keselamatan lalu lintas.
• b. Kaidah Kebahasaan:
- Konjungsi Temporal Sahih: 1. sementara (Paragraf 1), 2. setelah (Paragraf 3), 3. ketika / kemudian. *(Catatan: "Di tengah perjalanan" adalah frasa preposisional/keterangan, bukan konjungsi).*
- Verba Material (Kata Kerja Aksi): mengendarai, berboncengan, melaju, menyalip, terserempet, jatuh, terperosok, menepi, melanjutkan.
Momen Tak Terlupakan di Sekolah
Produk Akhir: Teks rekon pribadi 200–250 kata. DBL Alur Bertahap 7-Sintaks & AI Terbatas.
Tahap 1: Identifikasi Masalah & Analisis Teks Model (7 Langkah Sintaks)
Bacalah teks model secara utuh di bawah ini, identifikasi bagian bermasalah, lalu konsultasikan temuan awal ke Gemini AI.
1. Teks Model Utuh: "Terserempet di Wadaslintang Saat Liburan Sekolah"
[ORIENTASI] Pada hari keempat libur Hari Raya Idulfitri tahun lalu, saya dan teman-teman sekelas merencanakan liburan bersama ke Waduk Wadaslintang. Saya pergi mengendarai sepeda motor berboncengan bersama Alivia, sementara Zamzam berboncengan dengan Syarif di sepeda motor lainnya. Kami berangkat dari rumah masing-masing pukul 07.30 WIB dalam kondisi cuaca yang cerah dan penuh kegembiraan.
[URUTAN PERISTIWA] Di tengah perjalanan, jalur utama menuju area wisata mengalami kemacetan yang sangat parah karena banyaknya pemudik. Karena merasa tidak sabar ingin segera sampai, Zamzam yang berada di depan kami melaju cepat dan nekat menyalip sebuah mobil minibus dari sebelah kiri di tikungan tajam. Tiba-tiba dari arah berlawanan, sepeda motor kami terserempet bagian bumper depan mobil yang sedang hendak berbelok hingga kami berdua jatuh terperosok ke bahu jalan. Beruntung helm kami terpasang erat dan kendaraan bergerak dalam kecepatan rendah sehingga kami hanya mengalami luka lecet ringan.
[REORIENTASI] Setelah menepi dan menenangkan diri sejenak di warung terdekat, kami melanjutkan perjalanan dengan sangat pelan dan penuh kehati-hatian. Peristiwa tersebut menjadi pengalaman liburan yang sangat berharga dan selalu mengingatkan kami akan pentingnya mematuhi aturan lalu lintas serta menjaga kesabaran di jalan raya.
| Bagian / Unsur Teks | Masalah yang Ditemukan | Bukti Kalimat dalam Teks |
|---|---|---|
| Struktur / Kronologi | ||
| Kebahasaan / Ejaan |
Tahap 2: Inkuiri & Pengumpulan Data ADIKSIMBA (5W+1H)
Jawab pertanyaan awal, pilih detail penting, lalu minta pertanyaan lanjutan dari Gemini AI.
Tahap 3: Ideasi Linimasa Kronologis Manual
Menyusun kerangka karangan secara manual tanpa bantuan AI.
Tahap 4: Konstruksi Draf Teks Rekon Mandiri
Target: 200–250 kata • Sudut pandang orang pertama (aku/saya) • Min. 3 penanda waktu.
Gunakan hanya untuk mencari pilihan kata. Jangan meminta AI menulis atau memperbaiki paragraf utuh.
Evaluasi, Finalisasi & Penilaian Teks Rekon Pribadi
Selesaikan 4 sub-langkah di bawah ini untuk merampungkan Unit 1.
Langkah 5A: Self-Editing & Pilihan Fokus Revisi AI
| Bagian Teks | Saran Masukan | Keputusan | Alasan / Catatan |
|---|---|---|---|
| Belum ada catatan keputusan revisi. | |||
Publikasi Draf Awal & Peer Review di Padlet (Unit 1)
Buka Padlet Galeri Unit 1Catat Aktivitas Peer Review:
Langkah 5C: Perbaikan Draf Final & Deklarasi Refleksi (Confessing)
Deklarasi Refleksi Peran AI & Pengalaman Menulis
Langkah 5D: Penilaian Resmi Guru (Rubrik Lampiran 3 - Tabel 11)
Laporan Perjalanan Wisata & Kunjungan
Produk Akhir: Laporan perjalanan nyata 200–300 kata. DBL Alur Bertahap & AI Terbatas.
Tahap 1: Identifikasi Masalah Laporan Perjalanan (7 Langkah Sintaks)
Amati struktur laporan perjalanan utuh di bawah ini, identifikasi bagian bermasalah, dan konsultasikan ke Gemini AI.
1. Teks Model Utuh: "Laporan Kunjungan Edukasi ke Museum Geologi Bandung"
[ORIENTASI] Pada hari Selasa, 15 Oktober 2024, rombongan siswa Kelas IX SMP An-Nur Bululawang menyelenggarakan kegiatan kunjungan studi edukatif ke Museum Geologi yang bertempat di Kota Bandung. Perjalanan ini diikuti oleh 59 orang siswa beserta 4 orang guru pendamping dengan menggunakan dua armada bus pariwisata.
[URUTAN PERISTIWA] Kami berangkat dari halaman sekolah pada pukul 06.00 WIB tepat setelah melaksanakan doa bersama. Setelah menempuh perjalanan selama kurang lebih tiga setengah jam, rombongan tiba di lokasi museum pada pukul 09.30 WIB. Begitu memasuki area galeri utama, kami disambut oleh pemandu museum yang menjelaskan asal-usul fosil dinosaurus dan batuan purba. Setelah mendengarkan paparan awal, kami diberi waktu untuk mengamati koleksi artefak mineral dan mencatat informasi penting hingga pukul 12.00 WIB, sebelum akhirnya beristirahat dan makan siang bersama di area taman.
[REORIENTASI] Tepat pukul 14.30 WIB, kami bersiap melakukan perjalanan kembali menuju sekolah. Kunjungan ke Museum Geologi ini sangat mengedukasi karena memberikan wawasan langsung tentang sejarah kebumian dan fosil purba yang tidak dapat kami temukan secara utuh di dalam buku teks kelas.
| Bagian / Unsur Teks | Masalah yang Ditemukan | Bukti Kalimat dalam Teks |
|---|---|---|
| Rute & Waktu | ||
| Kebahasaan / Deskripsi |
Tahap 2: Inkuiri & Pengumpulan Data Perjalanan (ADIKSIMBA / 5W+1H)
Catat fakta perjalanan yang benar-benar dialami, pilih detail penting, lalu gunakan Gemini untuk meminta pertanyaan klarifikasi—bukan untuk mengarang perjalanan.
Tahap 3: Ideasi Linimasa Perjalanan Manual
Susun kerangka sendiri berdasarkan catatan inkuiri. Lengkapi bagian awal, urutan kegiatan, dan penutup sebelum mulai menulis draf.
Tahap 4: Konstruksi Laporan Perjalanan (200–300 Kata)
Tulis draf sendiri berdasarkan kerangka dan fakta perjalanan yang benar-benar dialami.
Minta pilihan kata saja. Jangan meminta AI menambah lokasi, kegiatan, waktu, atau pengalaman yang tidak benar-benar terjadi.
Evaluasi, Finalisasi & Penilaian Laporan Perjalanan
Langkah 5A: Self-Editing & Fokus Revisi AI Unit 2
Baca dan nilai saran AI terlebih dahulu. Keputusan akhir revisi tetap dibuat oleh siswa berdasarkan fakta dan tujuan teks.
| Bagian Teks | Saran Masukan | Keputusan | Alasan |
|---|---|---|---|
| Belum ada catatan keputusan revisi. | |||
5B Publikasi Draf & Peer Review Unit 2
Publikasikan draf awal di Padlet, lalu tinjau karya teman dengan umpan balik yang spesifik dan sopan.
Buka Padlet Unit 2Catat Aktivitas Peer Review:
5C Perbaikan Draf Final & Deklarasi Refleksi
Deklarasi Refleksi Peran AI & Pengalaman Menulis
5D Penilaian Resmi Guru (Tabel 12 Rubrik)
Teks Rekon Factual Berita Kabar Sekolah
Produk Akhir: Berita faktual 150–200 kata. DBL Alur Bertahap & Uji Objektivitas AI.
Tahap 1: Identifikasi Berita Faktual (7 Langkah Sintaks)
Amati struktur berita sekolah utuh di bawah ini, tentukan masalah objektivitas, dan konsultasikan ke Gemini AI.
1. Teks Model Utuh Berita: "Pentas Seni dan Bazaar Kewirausahaan SMP An-Nur"
[HEADLINE] Pentas Seni dan Bazaar Kewirausahaan SMP An-Nur Bululawang Berlangsung Meriah
[LEAD 5W+1H] BULULAWANG — SMP An-Nur Bululawang sukses menggelar agenda tahunan Pentas Seni dan Bazaar Kewirausahaan di halaman utama sekolah pada Sabtu (12/10/2024). Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 WIB ini diikuti oleh seluruh siswa dari Kelas VII hingga IX beserta bimbingan para guru pendamping.
[BODY] Rangkaian acara diawali dengan pertunjukan tari tradisional gabungan siswa Kelas VIII, dilanjutkan dengan pameran stan produk olahan kuliner nusantara karya siswa Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Kepala SMP An-Nur dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas dedikasi serta kreativitas para siswa yang mampu menghasilkan olahan makanan bernilai jual tinggi secara mandiri.
[TAIL] Acara resmi ditutup dengan penyerahan penghargaan kepada stan bazaar paling inovatif pada pukul 14.00 WIB. Pihak sekolah berharap kegiatan ini terus mengasah bakat seni dan jiwa wirausaha generasi muda.
| Bagian / Unsur Berita | Masalah yang Ditemukan | Bukti Kalimat dalam Teks |
|---|---|---|
| Unsur Lead 5W+1H | ||
| Objektivitas & Kebahasaan |
Tahap 2: Inkuiri Faktual & Strict Fact Protocol (5W+1H)
Kumpulkan informasi yang dapat diverifikasi sebelum menyusun berita. Gemini hanya membantu mengajukan pertanyaan; fakta baru harus berasal dari bukti atau narasumber yang nyata.
Tahap 3: Ideasi Kerangka Berita (Headline – Lead – Body – Tail)
Rancang struktur berita secara mandiri berdasarkan fakta terverifikasi. Jangan menambahkan informasi yang belum didukung bukti.
Tahap 4: Konstruksi Berita Kabar Sekolah (150–200 Kata)
Susun berita secara mandiri, gunakan bahasa jurnalistik yang netral, dan pastikan semua informasi memiliki sumber.
Jangan meminta AI membuat berita, mengarang kutipan, atau menambahkan fakta baru.
Evaluasi, Finalisasi & Penilaian Berita Kabar Sekolah
Langkah 5A: Self-Editing & Uji Objektivitas AI
Baca dan nilai saran AI terlebih dahulu. Keputusan akhir revisi tetap dibuat oleh siswa berdasarkan fakta dan tujuan teks.
| Bagian Teks | Saran Masukan | Keputusan | Alasan |
|---|---|---|---|
| Belum ada catatan keputusan revisi. | |||
5B Publikasi Draf & Peer Review Unit 3
Publikasikan draf awal di Padlet, lalu tinjau karya teman dengan umpan balik yang spesifik dan sopan.
Buka Padlet Unit 3Catat Aktivitas Peer Review:
5C Perbaikan Draf Final Berita & Deklarasi Refleksi
Deklarasi Refleksi Peran AI & Verifikasi Fakta
5D Penilaian Resmi Guru (Tabel 13 Rubrik - 5 Aspek Berita)
Studio Log Revisi & Timeline Aktivitas Siswa
Log Dialog AI & Integrasi Google Gemini
Pencatatan transkrip percakapan dan konsultasi siswa dengan Google Gemini AI sebagai Mitra Berpikir.
Input Manual Dialog / Konsultasi AI Siswa:
Riwayat Dialog Gemini AI Terdaftar:
Dashboard Pengelolaan Guru
Pusat kendali untuk mengelola data siswa (identitas & token) dan memantau secara langsung proses pengerjaan, draf final, serta rekam jejak penilaian dari masing-masing siswa.
1. Kelola Data Siswa & Generate Token
Tambah Data Siswa Baru (Manual):
A. Import File Excel / CSV (.xlsx, .xls, .csv):
Pilih file Excel dari komputer Anda. Urutan 4 kolom wajib: Absen | Nama Lengkap | Kelas | Token
B. Copy-Paste Langsung dari Excel (Tanpa Perlu Koma):
Blok sel tabel di Excel lalu **Copy (Ctrl+C)** dan **Paste (Ctrl+V)** langsung ke kotak di bawah. Pembatas bawaan Excel otomatis terdeteksi!
| No | Nama Siswa | Kelas | Absen | Kode Token | Aksi |
|---|
2. Pantau Progres & Hasil Siswa
Masukkan Token Siswa untuk melihat hasil pekerjaannya tanpa perlu logout dari akun Guru.